8+ Tips Merawat Printer Tekstil agar Bisnis Untung Terus

Tips Merawat Printer Tekstil agar Bisnis Untung Terus

Perawatan printer itu penting, kalau tidak mau melihat printer Anda hancur sebelum waktunya.

Intinya, Anda perlu melakukan pemeriksaan dan pemeliharaan teratur supaya bisnis bisa lancar terus.

Sebab, efisiensi printer itu bisa turun seiring dengan lamanya penggunaan dan kalau tidak dirawat, Anda bisa keluar biaya banyak untuk perbaikan.

Setangguh apapun printer Anda, kalau perawatannya tidak tepat, maka tidak akan optimal kerjanya dan akan cepat rusaknya.

Sebaliknya…

Kalau bisa menerapkan teknik perawatan dengan baik dan tepat, printer Anda bahkan bisa bertahan sampai puluhan tahun.

Kami tidak bercanda, karena kami sudah membuktikannya.

Dalam artikel ini, Anda akan mempelajari tips merawat printer tekstil supaya performanya bisa tetap terjaga.

Setelah itu, baru Anda bisa meyakinkan pembeli dengan kualitas cetak dari produk Anda dan otomatis bisnis pun akan profit terus.

Oh iya, di dalam tips merawat printer ini bisa berlaku untuk semua jenis printer yang Anda miliki, baik itu sublim, DTF, DTG, Direct-to-Fabric. Karena pada dasarnya semua printer sama.

Lalu…

Apa Tips Merawat Printer Sublim, DTF, DTG, Direct-To-Fabric?

Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk merawat printer agar bisnis tetap berjalan dengan baik dan bisa untung terus.

Intinya adalah Anda harus melakukan perawatan secara rutin dan menyeluruh.

Tips berikut ini tidak akan berjalan, kalau tidak dilakukan dengan rutin, mulai dari membersihkan, mengoperasikan printer setiap hari dan lain sebagainya.

Ini butuh konsistensi! Lebih lanjut, yuk simak tips merawat printer berikut ini!

1. Bersihkan Bagian Inti Printer Secara Rutin

Ada tiga bagian inti printer yang harus Anda bersihkan secara rutin, yaitu:

Nozzle atau Printhead

Printhead atau Bisa Disebut Juga Nozzel
Nozzle atau printhead.

Printhead ini adalah bagian yang rawan tersumbat. Oleh karena itu, Anda perlu mengeceknya secara berkala. Pastikan tidak ada tinta yang mengering di bagian kepala Nozzle.

Sebenarnya, Anda bisa mengurangi masalah ini dengan melakukan pencetakan setiap hari.

Namun, kami sangat memahami jika kadang kita ataupun operator Anda juga harus beristirahat ataupun waktu libur tertentu, sehingga mau tidak mau, printer tidak bisa digunakan.

Sehingga, solusi terbaiknya adalah selalu periksa printhead dan pastikan juga level tinta di dalam cartridges cukup.

Capping Station

Tips Merawat Printer - Capping Station pada Printer DTF - Texco.co.id
Capping station pada printer.

Capping station ini merupakan salah satu komponen yang krusial di bagian inti printer.

Bentuknya seperti pad dengan ukuran bervariasi tergantung jenis printer-nya.

Fungsinya ya untuk membersihkan head dari tinta. Jadi, bagian bibir karet luarnya sering kotor, penuh dengan tinta.

Nah, Anda perlu membersihkan bagian ini. Gunakan Q-tip supaya hasilnya lebih maksimal dan tuangkan larutan pembersih sedikit demi sedikit sampai semuanya bersih.

Wiper Blade

Wiper Blade Pada Printer DTF - Texco.co.id
Wiper blade pada printer.

Wiper blade penting untuk efisiensi penggunaan tinta. Kalau alat ini rusak, hasil cetak Anda bisa berantakan dan tinta akan banyak terbuang.

Jadi, selalu pastikan wiper blade pada printer selalu bersih dari tinta ya.

Gunakan cleaner sublim dan cleaning stick untuk membantu pekerjaan Anda.

2. Pastikan Area Sekitar Printer Tetap Bersih

Perawatan printer itu tidak hanya tentang printer-nya, tapi juga lingkungan di sekitar printer.

Bersihkan area printer
Ilustrasi bersihkan area printer dari kotoran dan hama.

Jangan biarkan ruangan tempat Anda menyimpan printer itu berdebu. Hindari juga dari peralatan yang mungkin menghasilkan serat halus hingga berpotensi mengenai printer.

Debu dan serat dapat menyumbat mesin printer dan membuat kerjanya terganggu.

Solusinya, Anda bisa membuatkan ruangan khusus untuk printer tersebut. Jika ruangan tidak memungkinkan, Anda bisa mengakalinya dengan membuat sekat dari kaca/multiplek/gipsum agar debu tidak mudah masuk. 

Jika ini masih tidak memungkinkan, maka satu-satunya yang bisa Anda lakukan adalah membersihkan area di sekitar printer setiap hari.

Jika diperlukan, gunakan vacuum cleaner supaya debu bisa langsung diserap.

Selain debu, hama juga harus dihindari ya. Misalnya tikus.

Dan diusahakan yang memancing datangnya tikus itu juga dijauhkan dari printer. Misalnya makanan yang tidak dibereskan.

3. Pastikan Tegangan Listrik Stabil di 220 Volt & Grounding Max 5 Volt

Apapun peralatan elektronik yang Anda gunakan, pastikan tegangan listriknya tepat dan stabil.

Ini penting, sebab arus listrik yang tidak stabil bisa merusak hampir semua peralatan.

Sedangkan untuk printer, Anda harus menjaga tegangan listrik di 220 volt dan grounding max 5 volt.

Toleransi maksimalnya 10%, bisa di bawahnya atau di atasnya. Lebih dari itu bisa merusak mainboard atau komponen utama printer.

Kita tahu semua kan ya kalau arus listrik memang tidak stabil di Indonesia ini. Solusinya ya gunakan stabilizer supaya lebih aman.

Stabilizer ini akan menjaga tegangan listrik tetap stabil di angka yang dibutuhkan.

4. Dioperasikan Setiap Hari

Operasikan printer Anda secara rutin setiap hari supaya sirkulasi tintanya lancar.

Ingat ya!

secara rutin, bukan berlebihan!

Overuse juga bisa bikin lifetime-nya jadi lebih singkat. Untuk menjaga kesehatan printer, Anda disarankan untuk bisa menghabiskan 1 botol tinta dalam sebulan.

Tapi ini bukan jadi patokan wajib, yang wajib adalah melakukan print test minimal satu hari sekali. Print test akan membuat printhead tetap basah.

Print Test adalah salah satu tahap perawatan printer - Texco.co.id
Ilustrasi print test pada printer.

5. Berhati-Hati Saat Isi Ulang

Jangan anggap sepele masalah isi ulang tinta ini. Satu kali saja Anda ceroboh, cartridges tinta bisa rusak.

Parahnya, ini akan mempengaruhi kualitas cetak secara keseluruhan. Warna tinta tidak merata, tidak jelas dan berantakan. Jadi, pastikan tidak ada debu yang masuk saat mengisi ulang.

Tidak hanya debu, Anda juga harus mencegah terbentuknya gelembung udara di dalam cartridges.

Ini masalah yang cukup umum terjadi, terutama yang masih mengisi tinta dengan cara manual.

Gelembung udara akan menyebabkan masalah serius pada cartridges. Jadi, selalu berhati-hati ketika mengisi ulang tinta. 

6. Ganti Berkala Dumper & Capping Station

Dumper mempunyai dua fungsi yaitu sebagai sub ink storage dan untuk menyaring tinta yang masuk ke head.

Dumper pada printer - Texco.co.id
Dumper pada printer.

Dumper ini bisa berkarat jika terlalu lama terkena tinta. Itu sebabnya, dumper harus diganti secara berkala.

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, capping station bertujuan untuk melakukan pembersihan head dengan cara vacuum suction.

Oleh karena itu, perlu diperhatikan karet di bagian permukaannya. Kalau karet tersebut sudah mengeras, maka capping station tidak akan menempel dengan sempurna di permukaan printhead.

Kalau begini maka tidak akan bisa vacuum dan tidak bisa menyedot permukaan head dengan baik saat pembersihan. Jadi, Anda juga perlu mengganti karet ini secara berkala.

7. Gunakan Tinta yang Sesuai & Bagus

Ilustrasi Tinta Printer - Texco.co.id
Ilustrasi Tinta Printer.

Setiap jenis printer memiliki jenis tinta yang berbeda, tugas Anda ya pilih yang cocok.

Spesifikasinya harus sesuai dan harus yang bagus. Lebih baik keluar uang untuk tinta yang bagus, daripada maksa menggunakan tinta yang tidak cocok dan spek rendah.

Apalagi untuk skala industri. Mempertahankan kualitas itu sangat penting supaya bisnis Anda bisa longlife.

Tinta yang baik akan membuat produksi lebih lancar, printhead awet dan yang jelas kualitas cetak lebih maksimal.

Jika Anda penasaran dengan tinta yang bagus, Anda bisa kunjungi halaman produk tinta sublim ini ya.

8. Perhatikan Suhu Ruangan

Perhatikan tempratur ruangan printer - Texco.co.id
Ilustrasi tempratur ruangan printer.

Suhu ruangan harus dijaga agar tidak terlalu dingin atau terlalu panas. Baiknya suhu ruangan dipertahankan di 20-28 derajat celcius (maksimal) dengan kelembaban udara di atas 50%-70%.

20-28 derajat ini bukan suhu di AC ya, melainkan suhu di ruangan. Dan sebaiknya di ruangan tersebut ada termometer & hygrometer agar bisa dimonitor terus.

Mungkin Anda bertanya…

Seberapa penting menjaga suhu ruangan?

Ini sangat penting!

Kenapa?

Karena kaitannya dengan keawetan printer tersebut dan hasil cetak dari printer Anda.

Ruangan yang terlalu dingin akan membuat tinta mengental, ketika tintanya kental maka mesin tidak akan berfungsi dengan baik karena tinta lebih cepat kering.

Sebaliknya, kalau tangki terlalu panas maka tinta akan mengencer. Akibatnya hasil cetak menjadi berantakan.

Suhu tinggi juga berpotensi merusak printhead dan mesin printer tersebut bisa overheat.

Bonus: Perawatan Printer dengan Durasi atau Kondisi Tertentu

Kalau Libur Lebih dari 2 Hari

Memaksakan kantor tetap buka saat libur tentu kurang bijak dan bisa saja malah rugi. Jumlah orderan tidak berbanding lurus dengan biaya operasional.

Selain itu, kondisi ini dapat membuat peralatan Anda menjadi rusak, terutama printer.

Pastikan printhead tertutup oleh capping dengan rapat dan aman. Sudah cukup itu saja kalau bisnis Anda libur selama 2 harian.

Jangan lupa untuk menyimpan tinta di tempat yang sejuk dan jauh dari paparan matahari, supaya kualitas tinta bisa tetap terjaga.

Kalau Libur Lebih dari Seminggu

Kalau Anda libur lebih dari seminggu, maka mengisi printhead dengan cleaner saja tidak cukup.

Untuk kondisi ini, Anda perlu mengisi semua jalur tinta dengan cairan cleaner untuk memastikan tidak terjadi penyumbatan, baik itu selang, printhead dan termasuk tangki utamanya.

Ketika printer tidak beroperasi, maka tidak proses sirkuliasi tinta lama ke tinta baru, maka lama-kelamaan tinta akan mengering. Inilah yang menyebabkan terjadinya penyumbatan.

Perawatan Mingguan

Seperti yang kami katakan di awal bahwa perawatan printer itu harus rutin. Anda harus melakukan print test setiap hari dan memastikan kondisi suhu ruangan tetap stabil.

Kalau Anda harus libur maka perlu melakukan beberapa treatment yang sudah kami sebutkan di atas.

Nah, sekarang Anda juga perlu melakukan beberapa perawatan mingguan agar kinerja printer tetap maksimal.

Pertama, bersihkan slide rod dari debu dan kotoran. Cukup bersihkan bagian atas dan bawahnya saja dengan menggunakan kain lap yang halus atau tisu.

Slide Rod pada Printer Outdoor - Texco.co.id
Slide rod pada printer.

Setelah itu, oleskan gemuk atau grease pada bagian tersebut secukupnya, tidak perlu terlalu tebal tipis-tipis saja.

Anda juga perlu mengoleskan pelumas pada bagian bearing dan isi gemuk melalui napple pada linear guide.

Sementara, untuk bagian gear cukup beri pelumas, caranya yaitu dengan meneteskan sedikit cairan pelumas pada bearing.

Gemuk dan pelumas bertujuan untuk mencegah keausan pada alat-alat printer Anda, sehingga tidak terjadi gesekan berlebih yang dapat merusak mesin.

Perawatan Per 3 Bulan

Setiap 3 bulan sekali Anda juga perlu mengganti capping station dan dumper. Dalam kondisi tertentu, bahkan perlu menggantinya lebih cepat.

Apabila dumper sudah berkerak, maka tanpa perlu menunggu tiga bulan Anda sudah harus menggantinya.

Begitu juga dengan capping station, kalau memang karetnya sudah keras dan sudah tidak bisa menempel lagi, ya Anda harus segera membeli yang baru.

Begitu juga dengan capping station, kalau proses cleaning nya sudah tidak bisa maksimal atau sudah lapuk dan berkerak, ya Anda harus segera membeli yang baru.

Perawatan Per 6 Bulan

Khusus printer yang memiliki ink pump, Anda perlu mengganti komponen ini setiap enam bulan sekali.

Ink Pump pada Printer DTF - Texco.co.id
Ink Pump pada Printer.

Seiring dengan berjalannya waktu, biasanya kinerja ink pum akan menurun dan ini akan mengganggu performa mesin printer Anda.

5 Tahun Sekali

Setiap 5 tahun sekali mesin printer perlu diganti agar bisnis Anda tetap berjalan dengan lancar.

Namun, jika ini tidak memungkinkan, Anda masih punya satu opsi lagi, yaitu peremajaan mesin.

Tapi, tentunya biaya peremajaan ini tidak murah. Oleh karena itu, Anda perlu menganggarkannya dari awal.

Buat pembukuan biaya penyusutan mesin dan simpan dananya sebagai biaya perawatan atau peremajaan mesin.

Sebab, hampir semua mesin printer memang harus diganti maksimal lima tahun.

Jadi, hal ini memang harus Anda rencanakan dari awal supaya tidak keteteran di akhir.

Ini sama seperti alat elektronik lainnya kan? Ada umurnya.

Kesimpulan

Untuk menjaga produktivitas bisnis Anda, maka tidak ada salahnya jika Anda berinvestasi pada perawatan printer.

Biaya perawatan tidak akan pernah melebihi keuntungan yang akan didapat, apabila selalu serius dalam usaha ataupun perawatan mesin.

Percuma untung besar, tapi ketika mesin rusak Anda harus menghabiskan dana yang lebih besar.

Lebih baik mengeluarkan sedikit biaya lebih untuk perawatan, daripada Anda harus berhadapan dengan mesin yang tiba-tiba rusak karena tidak pernah dirawat.

Anda akan kaget dengan biaya perbaikannya. Iya kan? 🙂

Beberapa tips perawatan printer di atas dapat membantu Anda untuk menjaga kondisi mesin cetak tetap prima dan bisnis pasti akan profit terus.

Bagi yang memerlukan informasi tentang jenis-jenis printer terbaik untuk memulai bisnis, Anda bisa membaca artikel kami yang lainnya tentang printer sublim terbaik atau printer sublim epson terbaik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *