Biaya Awal dalam Memulai Bisnis Hijab Printing

Wanita entrepreneur menghitung biaya awal bisnis hijab printing menggunakan tablet.

Disclaimer: Harga yang ditampilkan pada halaman ini dapat menyesuaikan dan berubah sewaktu-waktu. Segera hubungi Business Consultant kami untuk update harga terbaru.

Dalam memulai bisnis hijab printing, Anda perlu menghitung biaya investasi awal, biaya operasional dan biaya marketing ketika memulai bisnis hijab printing.

Rincian biaya ini diperlukan untuk membantu Anda mengetahui berapa banyak budget yang dimiliki, memprediksi jumlah biaya yang akan dihabiskan, dan total keseluruhan yang dibutuhkan di masa depan.

Menurut penelitian Clutch, pada tahun 2020 sekitar 50% pebisnis skala kecil sampai menengah masih kesulitan dalam membuat perhitungan biaya.

Hal ini harus dihindari karena akan berdampak kepada performa bisnis Anda.

Artikel ini akan memberikan perhitungan biaya yang dibutuhkan dalam berbisnis.

Biaya Awal dalam Bisnis Hijab Printing

Memulai bisnis hijab printing memerlukan pemahaman yang baik tentang biaya awal yang dibutuhkan.

Perhitungan ini dibutuhkan agar dapat mempersiapkan anggaran yang tepat sebelum memulai bisnis hijab printing.

Investasi Awal

Investasi awal adalah jenis modal paling pertama yang harus dikeluarkan ketika ingin memulai bisnis dan digunakan dalam jangka panjang.

Memulai bisnis ini membutuhkan modal awal untuk beberapa aspek penting yakni mesin printer sublim dan roller heater serta bahan baku.

Mari kita bahas satu per satu.

Pembelian Peralatan

Untuk produksi hijab yang berkualitas, Anda perlu investasi dalam peralatan printing yang tepat.

Peralatan tersebut terdiri dari printer sublim dan mesin heat press.

  1. Satu Printer Sublim: Printer digital yang berfungsi untuk mencetak desain ke media transfer.
  2. Satu Mesin Roll Heater: Mesin pemanas digunakan untuk menyerapkan tinta ke kain.
  3. Satu Komputer untuk Printer Sublim: Komputer untuk operator menjalankan software mesin printer.
  4. Satu Komputer untuk Desain: Komputer yang diperlukan untuk membuat desain produk.

Peralatan ini disarankan menjadi satu paket sebab untuk menjalankan bisnis sublim, keempat perangkat ini harus Anda miliki agar bisa memulai produksi.

Berikut ini pilihan Mesin Printer Sublim dan Mesin Heat Press yang dibutuhkan*:

No.Nama ProdukHarga (kisaran)
1.Mesin Printer Sublim
Mesin Ecojet Nova / Texco Avalone (Untuk pemula)Rp 120.000.000 – Rp 125.000.000
Mesin Fedar (Untuk bisnis menengah / UMKM)Rp 230.000.000
Mesin Homer Unicorn 180X (Untuk skala industri)Rp 850.000.000
2.Mesin Roll Heater
Mesin Roll Heater ZH1232Rp 100.000.000
Mesin Roll Heater ZH1932Rp 170.000.000
Mesin Roll Heater ZH1942/Rp 230.000.000
3.Komputer / PC untuk Printer SublimRp 4.000.000
4.Komputer / PC untuk DesainRp 7.000.000

*Harga yang Ditampilkan Bisa Berubah Sewaktu-Waktu

Bahan Baku

Bahan baku yang digunakan untuk bisnis hijab printing terdiri dari Transfer Paper Texco dengan gramasi minimal 70 gsm, tinta sublim CMYK serta kain yang dibutuhkan (misalnya kain voal).

Untuk hijab printing, ukuran standar satuannya adalah 1.2 m x 1.2 m.

Jika dihitung, maka Anda akan mendapatkan harga kisaran sebagai berikut,

  1. Transfer Paper Texco 1 Roll Gramasi 70 gr 1,2 x 500 = Rp 2.850 / meter
  2. Tinta Sublim Hongsam CMYK: Rp 275.000 / liter, artinya untuk satu produksi hijab standar sekitar 3.500 / pc
  3. Harga kain voal di pasaran berbeda-beda, namun rata-rata Rp 10.000 – 15.000 / meter

Untuk mendapatkan satu hijab, Anda membutuhkan biaya bahan baku dengan rata-rata Rp 20.000 / hijab.

No.Nama ProdukHarga (satuan hijab)
1Transfer Paper TEXCO 70 gsmRp 2.800
2Tinta Hongsam CMYKRp 3.500
3Kain VoalRp 14.000
TotalRp 20.300

*Harga yang Ditampilkan Bisa Berubah Sewaktu-Waktu

Biaya Operasional

Biaya operasional adalah biaya yang Anda keluarkan untuk melakukan produksi.

Setelah mengatur peralatan dan persiapan awal, biaya operasional menjadi bagian penting yang harus diperhatikan untuk menjaga kelangsungan bisnis hijab printing Anda.

Di bagian ini, kita akan membahas berbagai biaya yang berkelanjutan, termasuk sewa tempat, daya listrik, dan tenaga kerja.

Sewa Tempat

Penyerahan kunci ruangan usaha sebagai simbolisasi awal menyewa tempat untuk bisnis.
Memulai bisnis dengan menyewa ruangan yang strategis dan sesuai kebutuhan.

Biaya sewa tempat disesuaikan dengan kebutuhan.

Kebutuhan ini biasanya dihitung dari luas dan ketersediaan ruangan.

Misalnya, Anda mempunyai satu Mesin Printer Sublim Fedar dan satu Mesin Roll Heater Texco 1232.

Maka begini perhitungannya:

  1. Anda perlu menaruh mesin printer di ruangan AC dengan luas sekitar 5×3 meter
  2. Mesin roll heater perlu sirkulasi udara yang bagus dengan ruangan sekitar 3×3 meter

Untuk biaya kisaran ruangan berAC dengan ciri-ciri yang dibutuhkan sebesar Rp 2.000.000 – 3.500.000 / bulannya.

Nilai ini juga diperhitungkan dari lokasi menyewa tempat.

Jika lokasi strategis di daerah pabrik / produksi, mungkin biayanya akan lebih tinggi.

Biaya Listrik dan Keamanan

Pengeluaran bulanan untuk listrik dan keamanan tempat usaha juga perlu dihitung dengan cermat.

Perhitungan ini disesuaikan tergantung dengan mesin yang digunakan.

Contoh perhitungannya sebagai berikut:

Misalnya, Mesin Sublim Fedar punya daya listrik 2000 WATT, dan Roll Heater ZH1232 sekitar 7000 WATT.

Maka total daya listriknya adalah 9000 WATT / hari.

Total 8.500 W penggunaan, produksi Anda berjalan selama 8 jam/hari.

Pilih golongan yang sesuai, yaitu golongan R-3/ TR daya 6.600 VA ke atas, Rp 1.699,53 per kWh (bulatkan jadi 1.700)

1 kWh: 9000 x 8 : 1.000 = 72 kWh

72 x 1.700 = Rp 122.400 / jam

Maka biaya listrik untuk satu bulan dapat digenapkan menjadi 122.400 x 30 = Rp 3.672.000 /bulan.

Perhitungan ini akan berubah jika Anda mengganti peralatan.

Untuk itu, selalu cek dahulu mesin yang akan digunakan supaya perhitungannya lebih tepat.

Disclaimer: Pilih peralatan ini sesuai dengan tipe bisnis Anda ya.

No.Nama ProdukDaya Listrik
1.Mesin Printer Sublim Ecojet Nova1000 W
2.Mesin Printer Sublim Texco Avalone2000 W
3.Mesin Printer Sublim Fedar5000 W
4.Roll Heater Mesin Roll Heater ZH12327000 W
5.Roll Heater Mesin Roll Heater ZH193213000 W
6.Roll Heater Mesin Roll Heater ZH194217000 W

Untuk mengetahui penggunaan peralatan yang tepat sesuai kebutuhan bisnis, cari tahu terlebih dahulu printer sublim terbaik sesuai skala bisnis Anda.

Gaji Karyawan

Dalam bisnis hijab, sistem pemberian gaji pekerja berbeda-beda.

Anda bisa menggunakan pembayaran per bulan, atau pembayaran per pekerjaan yang dilakukan.

Adapun idealnya, ini jumlah pegawai yang Anda butuhkan:

  • 2 Operator untuk mengerjakan mesin printer & peralatan
  • 1 Admin untuk mengerjakan orderan masuk
  • 1 Desainer untuk mengerjakan desain grafis

Selain itu, apabila Anda belum berinvestasi untuk mesin cutting kain, sebaiknya gunakan jasa maklon dengan harga pasaran sekitar 5.000 – 6.000 / pcs.

Apabila gaji bulanan tiap pekerja berada di kisaran Rp 1.000.000 – Rp 2.500.000, maka maka biaya rata-rata yang dibutuhkan sekitar Rp 6.000.000 / bulan.

No.Nama KebutuhanHarga (dalam sebulan)
1.2 OperatorRp 2.000.000
2.1 AdminRp 1.000.000
3.1 DesainerRp 1.500.000
4.Biaya MaklonRp 1.500.000
TotalRp 6.000.000

*Harga yang Ditampilkan Bisa Berubah Sewaktu-Waktu

Disclaimer: Hitungan akan berbeda jika gaji diberikan tergantung penyelesaian produksi, misalnya dalam satu hari satu pekerja mengerjakan 50 hijab dengan upah 2000/ pcs, berarti 100.000,- / hari dikali dengan jumlah hari ia bekerja.

Biaya Marketing

Biaya marketing adalah biaya yang dikeluarkan untuk mempromosikan produk Anda melalui berbagai jaringan / platform.

Marketing dibagi ke dalam dua jenis yakni online marketing dan offline marketing.

Online Marketing

Tampilan aplikasi media sosial dan marketplace pada smartphone untuk strategi pemasaran.
Optimalkan media sosial dan marketplace untuk menjangkau audiens dan meningkatkan penjualan.

Anda bisa menggunakan platform media sosial dan marketplace untuk memasarkan produk.

Selain rajin memposting secara organik, Anda bisa mencoba layanan Ads / iklan berbayar agar konten bisa dimaksimalkan sampai ke target audience dengan lebih cepat.

Sebelum mengetahui kisaran harga yang dibutuhkan dalam melakukan iklan berbayar ini, ada langkah-langkah yang perlu diperhatikan.

Tentukan objectives atau tujuan yang Anda butuhkan, seperti misalnya:

  1. Reach & engagement: menjangkau banyak orang & mendapatkan engagement berupa komentar atau jumlah likes.
  2. Visit website / channel: membutuhkan kunjungan ke chanel yang dimiiki agar memperkenalkan brand di pasar serta mendapatkan kepercayaan (trust).
  3. Leads: menargetkan calon pelanggan yang berpotensi melakukan konversi ke pembelian produk.
  4. Sales: mendapatkan pelanggan untuk melakukan pembelian secara langsung di website Anda atau diarahkan melalui marketplace.
Meta Ads (Facebook Ads)

Untuk melakukan iklan berbayar sebenarnya bisa dimulai dengan nominal Rp 10.000 saja, namun secara objektif, nilai tersebut tidak terlalu efektif karena hanya bersifat content boosting saja.

Oleh karena itu, kami sarankan untuk menggunakan nominal mulai dari Rp 50.000 – Rp 100.000 per hari.

Buatlah landing page untuk menargetkan audience yang dibutuhkan dengan menentukan interest calon pembeli dan lokasi.

Google Ads

Sama halnya dengan meta ads, nominal yang Anda butuhkan bisa dimulai dari angka Rp 50.000 – Rp 100.000 per hari.

Untuk Google Ads, Anda perlu menentukan kata kunci (keywords) yang berpotensi muncul pada Search Engine Google.

Misalnya keyword yang punya nilai komersil seperti “Jual Hijab Printing Murah”, “Beli Hijab Printing di Jakarta”, “Jual Hijab Printing Terbaik 2024”

Google Ads akan melakukan perhitungan berdasarkan Cost Per Click (CPC) dan Cost Per Views (CPV).

Marketplace (Shopee, Tokopedia, dan lain-lain)

Berbeda dengan iklan berbayar lainnya, marketplace mempunyai regulasinya masing-masing.

Contohnya, shopee memberikan saldo iklan kepada penjual dengan kategori sebagai berikut:

  1. Iklan Produk Otomatis, membantu untuk memaksimalkan penjualan produk dengan memunculkannya di bagian rekomendasi.
  2. Iklan Pencarian, menempatkan produk Anda di posisi teratas hasil pencarian.
  3. Iklan Produk Serupa, menjangkau pembeli yang tertarik dengan produk yang mirip / serupa.

Iklan saldo marketplace ini biasanya dibundle Rp 100.000 dalam satu bulan.

Offline Marketing

Selain online marketing, Anda juga bisa melakukan penjualan dengan offline marketing.

Anda bisa mengikuti pameran dan bazar untuk memperkenalkan produk secara langsung kepada konsumen.

Harga mengikuti acara seperti itu sangat beragam, mulai dari Gratis sampai jutaan rupiah.

Jika Anda baru memulai bisnis hijab printing, kami sarankan untuk melakukan listing acara terlebih dahulu dengan mengelompokan berdasarkan budgeting.

Contohnya, Indonesia Muslim Fest memberikan harga kisaran Rp 100.000 untuk tiap tenant.

Selain mengikuti bazar, Anda juga bisa mencetak spanduk dan banner iklan di tempat yang strategis.

Harga cetak customnya di pasaran untuk flexy banner mulai dari Rp 60.000, sementara spanduk Rp 280.000,- untuk ukuran 3×2 meter

No.Nama KebutuhanHarga (dalam sebulan)
1.Bazaar/ EventRp 100.000
2.SpandukRp 280.000
3.BannerRp 60.000
TotalRp 440.000

*Harga yang Ditampilkan Bisa Berubah Sewaktu-Waktu

Tabel Biaya Awal Bisnis Hijab Printing

Untuk investasi awal mesin printer sublim dan roll heater, diperlukan kisaran biaya sebagai berikut:

NoNama KebutuhanHarga
1.1 Printer Sublim Texco AvaloneRp 125.000.000
2.1 Roll Heater ZH1232Rp 100.000.000
3.2 KomputerRp 12.000.000
TotalRp 237.000.000

*Harga yang Ditampilkan Bisa Berubah Sewaktu-Waktu

Jadi, Anda membutuhkan Rp 237.000.000,- untuk dua peralatan utama dalam membuat hijab printing.

Peralatan ini bisa Anda gunakan dalam jangka panjang, itulah sebabnya disebut sebagai investasi awal.

Adapun untuk perhitungan dari biaya operasional, sebagai berikut:

NoNama KebutuhanHarga (dalam sebulan)Keterangan
1Bahan BakuRp 5.000.000Untuk pembuatan 250 hijab
2SDMRp 6.000.000Gaji karyawan + maklon kain
3Sewa TempatRp 3.500.000Sewa tempat ber-AC
4Biaya ListrikRp 3.672.000
5Biaya Marketing
OnlineRp 6.000.000(Google Ads + Meta Ads) x 30 hari
MarketplaceRp 200.000Shopee & Tokopedia
OfflineRp 440.000Event + Materi Promosi
TotalRp 24.812.000

*Harga yang Ditampilkan Bisa Berubah Sewaktu-Waktu

Anda membutuhkan biaya operasional dan biaya marketing sekitar Rp 24.812.000,- untuk membuat 250 hijab dalam satu bulan.

Kesimpulan

Dalam memulai bisnis hijab printing, Anda perlu menghitung secara rinci biaya yang dibutuhkan.

Hal ini termasuk biaya investasi awal, biaya operasional dan biaya marketing.

Untuk biaya investasi awal, Anda membutuhkan printer sublim dan mesin roll heater, biaya yang dibutuhkan kisaran Rp 237.000.000.

Sementara untuk total biaya operasional dan biaya marketing senilai Rp 24.812.000,- dalam membuat sekitar 250 hijab.

Angka ini bisa berubah-ubah tergantung dari kebutuhan dan jenis skala bisnis Anda.

Lakukan KONSULTASI BISNIS GRATIS untuk mendapatkan perhitungan yang lebih detail dan sesuai dengan bisnis yang ingin Anda jalankan.

*Harga yang Ditampilkan Bisa Berubah Sewaktu-Waktu

2 Comments

    1. Aamiin, terima kasih kak sudah support kami, semoga kakak juga sehat dan sukses selalu ya… 🤲🏻🥰

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *